counter

Jepang Menerapkan Vaksin Paspor, Bisa Jadi Wacana Perjalanan Mobil | azltron.com

Suara.com – Bagaimana cara menangani pencegahan Covid-19 di Tanah Air? Kepolisian dan kementerian hingga instansi terkait seperti Kementerian Perhubungan dan Jasa Marga melakukan partisi untuk menyambut hari raya besar dengan situasi libur panjang. Sedangkan perjalanan antarkota menggunakan hasil tes GeNoseC19. Dulu juga ada surat izin masuk dan keluar (SIKM) berisi informasi gratis dari Covid-19, hingga formulir Corona Likelihood Metric (CLM).

Dikutip oleh kantor berita Antara dari kantor berita Jepang, Kyodo, pemerintah negara itu berencana untuk memperkenalkan paspor vaksin untuk memudahkan orang yang telah diinokulasi terhadap Covid-19 untuk bepergian ke luar negeri.

Paspor ini nantinya akan berbentuk aplikasi smartphone. Wisatawan dapat memindai kode QR di bandara sebelum terbang atau saat memasuki Jepang.

BACA JUGA  Tanggal Google IO 2021, pendaftaran, dan apa yang diharapkan dari penawaran online Google | azltron.com

Aplikasi ini akan ditautkan ke Sistem Catatan Vaksinasi, database pemerintah yang menunjukkan status vaksinasi masyarakat dan didasarkan pada CommonPass, sebuah aplikasi yang dikembangkan dengan keterlibatan Forum Ekonomi Dunia.

Baca juga:
Gunakan Layanan Perjalanan Gelap? Kementerian Perhubungan Sebut Asuransi Penumpang yang Tidak Diasuransikan

Petugas melakukan pengecekan Surat Izin Keluar dan Masuk (SIKM) kendaraan bermotor berpelat nomor daerah yang akan memasuki Jakarta di Check Point PSBB Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, Rabu (27/5).  [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas melakukan pengecekan Surat Izin Masuk dan Keluar (SIKM) kendaraan bermotor berpelat nomor daerah yang akan memasuki Jakarta di Check Point PSBB Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur. Sebagai gambaran tentang SIKM [Suara.com/Alfian Winanto]

Langkah ini diambil dengan harapan Jepang dapat melanjutkan perjalanan bisnis yang sempat terhenti saat pandemi Covid-19, bergabung dengan Uni Eropa, Association of Southeast Asian Nations dan China.

“Negara lain sedang melakukannya, jadi Jepang harus mempertimbangkannya juga,” jelas Taro Kano, menteri yang menangani upaya vaksinasi di Jepang.

Sebelumnya, terdapat kewajiban untuk memberikan sertifikasi vaksinasi yang dapat menyebabkan diskriminasi terhadap orang yang tidak mampu atau tidak mau menerima suntikan karena kemungkinan reaksi alergi atau efek samping.

BACA JUGA  EBay Tuesday minggu ini menyertakan game Far Cry dan Star Wars PS4 seharga $ 3 AUD | azltron.com

Oleh karena itu, paspor vaksin akan mencantumkan hasil negatif dari reaksi berantai polimerase dan uji antigen.

Jepang saat ini hanya mengizinkan masuknya warga negara dan orang asing dengan “keadaan luar biasa khusus” dan harus menyerahkan hasil negatif tes Covid-19 72 jam sebelum keberangkatan.

Baca juga:
Masih Ingin Berkendara Pulang? Satuan Tugas Covid-19 Merevisi Aturan

Jika menengok kembali perjalanan internasional menggunakan pemeriksaan berbasis kode QR untuk penerbangan, bukan tidak mungkin jika ke depannya, perjalanan mobil antar negara melalui perbatasan juga akan dicek kelengkapannya bebas Covid-19 menggunakan cara serupa.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *