counter

Gunakan Layanan Perjalanan Gelap? Kementerian Perhubungan Sebut Asuransi Penumpang yang Tidak Diasuransikan | azltron.com

Suara.com – Pencegahan terjadinya gelombang tsunami Covid-19 akibat mudik Lebaran 2021 sudah dilakukan. Yang paling mendasar adalah peraturan pemerintah tentang larangan mudik. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah moda transportasi saat Anda harus berpergian. Seperti penjelasan Kementerian Perhubungan atau Kementerian Perhubungan tentang perjalanan ilegal.

Dikutip dari kantor berita AntaraKemenhub menegaskan, penumpang yang menggunakan perjalanan ilegal tidak akan diasuransikan jika mengalami kecelakaan.

“Mereka yang menggunakan perjalanan ilegal, jika terjadi kecelakaan, klaimnya tidak akan diasuransikan,” kata Ahmad Yani, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Polda Metro Jaya, Kamis (29/4/2021).

Pemilik kendaraan travel ilegal itu menunggu hasil pemeriksaan usai diamankan Polisi di Lapangan Presisi PMJ Ditlantas, Jakarta, Kamis (29/4/2021).  ANTARA FOTO / Muhammad Adimaja / foc.
Pemilik kendaraan illegal travel menunggu hasil pemeriksaan usai diamankan petugas Kepolisian di Lapangan Presisi PMJ Ditlantas, Jakarta, Kamis (29/4/2021). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc].

Dia menambahkan, dasar pernyataan itu adalah perjalanan ilegal tidak terdaftar secara resmi di Kementerian Perhubungan.

BACA JUGA  Wah, Atta Halilintar Dampingi Bamsoet Serahkan Motor Listriknya ke Korlantas | azltron.com

Baca juga:
5 Terbaik Oto: Riset Perusahaan Motor Ford, Sketsa Gaya Bobber Motor Listrik

Kendaraan travel ilegal sangat rawan terjadi kecelakaan dalam perjalanan karena minimnya pemeriksaan dan pengawasan.

“Sehingga dampaknya cukup besar, sehingga masyarakat paham bahwa kendaraan ini tidak berizin secara operasional,” lanjut Ahmad Yani yang mengimbau kepada operator travel agar mendaftar ke Kementerian Perhubungan.

Ia menambahkan, pengurusan izin perjalanan di Kementerian Perhubungan sangat mudah, hanya butuh waktu tiga hari.

“Makanya saya juga minta perjalanan ilegal yang masih beroperasi untuk mengurus izin secara resmi ke Kementerian Perhubungan agar ada jaminan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah menangkap 115 kendaraan angkutan ilegal di wilayah Jakarta dan sekitarnya hanya dalam dua hari operasi (27-28 / 4/2021).

BACA JUGA  Ulasan Snap Pokémon Baru: Perjalanan Close-Up Nostalgia ke Zona Lental

Baca juga:
Mitsubishi Siapkan Dealer Jaga, Tak Ada Pos Lebaran Mudik

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, agen perjalanan ilegal tersebut ditahan karena tidak memiliki izin trayek.

Kendaraan bermotor ini tidak memiliki ijin trayek atau tidak mempunyai ijin mengangkut penumpang atau yang sering disebut dengan illegal travel, jelas Ditlantas di Polda Metro Jaya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *