counter

Relaksasi PPnBM Berhasil Mendongkrak Penjualan Otomotif di Indonesia | azltron.com

Kebijakan pemerintah terkait Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) menjadi alasan utama kenaikan luar biasa yang dicatat industri otomotif Indonesia sejak pandemi Covid-19 2020.

Kebijakan pelonggaran pajak PPnBM merupakan kebijakan yang diprakarsai oleh Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dengan masukan dari GAIKINDO (Asosiasi Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).

Hal tersebut dilakukan karena industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional, pada tahun 2019 sektor industri otomotif memberikan kontribusi 3,98% terhadap PDB Indonesia.

Pada tahun yang sama juga mampu mengekspor kendaraan CBU sebanyak 332.000 unit ke berbagai negara. Masuk dalam sepuluh besar eksportir nonmigas, menjadikan industri otomotif sebagai penyumbang devisa negara.

BACA JUGA  Vivo Y12s Vs OPPO A15 - Persaingan Unggul Dari Jutaan Duo Seluler | azltron.com

Upaya industri otomotif tersebut juga telah membuat Indonesia mampu memiliki mobil swasembada, dengan total kapasitas produksi 2,4 juta unit mobil per tahun. Industri otomotif Indonesia tercatat menyerap tenaga kerja lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sektor industri otomotif.

“Dengan tanggung jawab mendukung lebih dari 1,5 juta tenaga kerja di Indonesia, industri otomotif harus bangkit dan terus bergerak, dan kebijakan PPnBM menjadi jawaban yang paling tepat karena memberikan akselerasi yang luar biasa bagi upaya pemulihan industri otomotif. GAIKINDO terasa sangat terima kasih kepada Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang memperjuangkan kebijakan PPnBM, ”ujar Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO.

BACA JUGA  Perbedaan Fitur Toyota Raize dengan Daihatsu Rocky | azltron.com

Adanya kebijakan pemerintah berupa pelonggaran PPnBM kendaraan bermotor menjadi momentum kebangkitan industri otomotif Indonesia. Terbukti sejak diberlakukannya kebijakan PPnBM telah terjadi lonjakan penjualan atau grosir kendaraan bermotor yang memenuhi ketentuan insentif Pemerintah, naik hingga 172 persen pada Maret 2021, dibandingkan penjualan Februari 2021.

Total pencapaian angka pada Maret 2021 mencapai lebih dari 85.000 unit, mendekati angka normal sekitar 90.000 unit. Peningkatan signifikan ini merupakan awal yang luar biasa bagi pemulihan ekosistem industri otomotif nasional yang terpukul parah akibat pandemi COVID-19 pada tahun 2020.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *