counter

Uji Coba Renault Captur | azltron.com

Keuntungan

Dikemas dengan fitur, transmisi DSG, bodi kompak, kepraktisan

Kekurangan

Kenyamanan, akomodasi, sangat tidak efisien

Kondisi Tes

Waktu: 24-Jun-2015 02:30
Permukaan Jalan: Aspal
Cuaca cerah
Beban Penumpang: 90 Kg
Bahan bakar: 50%
Tekanan Ban Depan: 33 psi
Tekanan Ban Belakang: 30 psi
Suhu udara: 27 ° C

Crossover, adalah persilangan genetik antara hatchback dan SUV. Alhasil, perawakan bodi kecil namun memiliki daya jelajah lebih banyak, dalam format desain ala SUV. Renault, pabrikan asal Prancis, memberikan arti baru pada mobil jenis ini dalam sebuah Captur.

Sebelum melihat performa mobil ini di lalu lintas, tak ada salahnya menganalisa tampilan Captur. Desain bodinya jauh dari arus utama, tidak ada rasa kenormalan yang bisa membuat mata Anda merindukan mobil berwarna dua nada ini. Sekilas, daya tariknya adalah warna dua nada mengingatkan kita pada sosok MINI Cooper, sebuah mobil abnormal yang mudah menarik perhatian.

Warnanya bukan untuk kepentingan unit pameran saja. Tetapi ketika Anda memilih warna Captur, sebenarnya tidak ada pilihan warna yang homogen dalam daftar. Semua pilihan warna merupakan kombinasi warna atap dan bodi yang berbeda. Bahkan di bagian samping bodi, ditambahkan juga cetakan samping agar terlihat lebih maskulin. Ada 8 kombinasi warna yang bisa dipilih di negara ini.

BACA JUGA  Smartphone gaming Redmi K40 terdaftar di Konsol Google Play | azltron.com

Renault menghadirkan Captur yang notabene adalah a persilangan dalam dimensi yang terbilang kompak. Panjangnya hanya 4.122 mm, lebar 1.778 mm, dan tinggi 1.566 mm. Komposisinya tentu membuatnya layak untuk disebutkan minipersilangan. Alasan di balik Captur kecil itu ternyata adalah Clio, sebuah spesies hatchback Renault yang menjadi pangkalan.

Meski kecil, ia punya ground clearance tinggi. Jarak dari permukaan tanah 200 mm, merupakan angka yang mampu membuat siapapun yang mengendarainya tidak takut menghadapi berbagai medan jalan raya. Apalagi dengan profil tapak roda 205 pada lingkar pelek paduan Ketangguhan 17 inci tentu patut dicoba.

Memasuki kabin, Anda akan disuguhkan tata letak tuas dan tombol yang tidak biasa. Penempatan yang tidak biasa ini ternyata untuk mengatasi banyaknya tombol yang sudah terlampau banyak di setir. Tuas kontrol multimedia, lampu, wiper, dengan banyak pilihan dan tombol di setiap tuas yang ditempatkan di konsol kemudi.

Berada di belakang kemudi Captur, rasa mengemudi hatchback masih sangat tebal. Memang lingkar kemudi tidak secepat mobil Eropa lainnya. Diduga inilah efek dari ketinggian roda. Namun secara umum penanganancukup rapi, tanpa banyak koreksi yang perlu dilakukan pengemudi. Variable Power Assisted Steering System merupakan komponen yang tugasnya memandu koreksi kemudi.

BACA JUGA  Ekspor Mobil Toyota Makin Baik Lagi, Berikut Datanya Lengkap | azltron.com

Penangguhan mungkin bukan yang terbaik untuk a persilangan. Redamannya cukup lembut. Ini akan menjadi rekor jika mobil terisi penuh oleh penumpang. Kenyamanan penumpang Captur didukung oleh ruang penyimpanan yang melimpah, baik tertutup maupun terbuka.

Meski memiliki bagasi yang besar, namun juga tidak menjadi keuntungan tersendiri. Dengan kapasitas awal 377 liter, ruang bagasi bisa ditingkatkan menjadi 455 liter bila kursi belakang dilipat seluruhnya. Namun di balik ruang bagasi masih ada ruang tersembunyi untuk meletakkan ban serep atau perlengkapan pendukung lainnya.

Mengikuti bodinya yang mungil dengan berat 1.180 kg, ia memiliki mesin berkapasitas ekonomis. Mesin hanya 4 silinder, 1.197 cc. Namun berkat tambahan perangkat turbo dan sistem injeksi multipoint, tenaga yang dihembuskannya bisa mencapai 120 hp. Torsi? 190 Nm! Jumlahnya cukup besar untuk mesin sekecil itu. Pantas saja kami bisa melaju dari diam hingga 100 km / jam hanya dalam 10,7 detik.

Setelah dilihat, ternyata gearbox yang digunakannya adalah sistem kopling ganda dengan konfigurasi 6 percepatan. Tak heran jika perpindahan gigi sangat mulus dan kencang layaknya transmisi manual. Untuk mobil dengan harga Rp. 380 juta (off the road) Tentu saja pengorbanan Renault patut diapresiasi.

BACA JUGA  Demi memberikan handphone kepada anak sekolah, Ganjar Pranowo rela blusukan untuk naik gede | azltron.com

Sistem panduan efisiensi yang ada cukup mutakhir. Pada layar sentuh berukuran 7 inci terdapat informasi berkendara yang menggambarkan tingkat efisiensi secara sangat lengkap. Sayangnya meski banyak panduannya, namun hasil dari uji efisiensi Captur tidak terlalu mengesankan. 11,7 km / liter bukanlah angka yang bagus untuk tingkat konsumsi bahan bakar saat melaju di perkotaan. Sedangkan saat dipacu di jalan tol, ia hanya mampu menorehkan angka 18,2 km / liter. Sistem ECO Mode dapat diaktifkan melalui tombol di konsol tengah antara jok penumpang depan yang bersebelahan dengan tombol cruise control.

Kesimpulan

Strategi yang sangat berani oleh PT. Auto Euro Indonesia selaku Agen Pemegang Merek Renault mempersembahkan komposisi Captur. Dengan harga paket Rp. 380 juta (OTR Jakarta) Captur dibawa ke Indonesia menggunakan banyak fitur, desain unik, dan transmisi tercanggih. Captur telah merevolusi arti dari crossover alert Eropa karena bisa datang dengan harga yang terjangkau.

Data dan Spesifikasi Tes Renault Captur
(2015)

Untuk melihat data pengujian kami pada mobil ini, silahkan pilih varian yang diinginkan:

Varian Spesifikasi Harga
  • Mesin: 4 Silinder, 1197 cc
  • Transmisi: 6 percepatan otomatis
  • Berkendara: Penggerak Roda Depan
  • 0-100 km / jam: 10,70 detik

Rp 380.000.000



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *