counter

Test Drive Nissan Serena | azltron.com

Keuntungan

Kenyamanan, posisi mengemudi, instrumen futuristik, akomodasi, desain eksterior

Kekurangan

Kontrol, jarak bebas ke tanah rendah, pelipatan kursi belakang

Kondisi Tes

Waktu: 13-Mei-2015 22:35
Permukaan Jalan: Aspal
Cuaca cerah
Beban Penumpang: 68 Kg
Bahan bakar: 40%
Tekanan Ban Depan: 32 psi
Tekanan Ban Belakang: 32 psi
Suhu udara: 28 ° C

Nissan Serena berkode C26 ini memang melejit 2 generasi dari C24 sebelumnya. Akibatnya banyak terjadi perubahan. Tidak hanya eksteriornya yang modern, meski tetap bergaya Serena, interiornya juga terasa kekinian.

Pada 2015 Serena membuat beberapa perubahan wajah untuk menyegarkan penampilannya. Itu bisa dilihat dari bentuk lampu depan dan belakang. Namun, esensi menjadi MPV berukuran sedang yang lega dan praktis tetap tidak berubah.

Bermesin 147 hp dengan transmisi otomatis CVT, Serena menghasilkan 11,8 detik untuk berakselerasi dari diam ke 100 km / jam. Serena juga menghadirkan mode Sport pada transmisinya untuk ‘bermain’ di lap-lap teratas. Dengan mengaktifkan fitur ini, mesin akan terasa lebih responsif.

Desain Nissan Serena memiliki kesan boxy MPV yang sangat kuat. Memang terlihat modern dengan bodi yang menjulang tinggi dan bagian depan yang landai. Hadir dengan desain lampu baru yang dilengkapi dengan Daytime Running Light bertajuk Signature Lamp, elegan namun tegas. Di bagian belakang, lampu LED memiliki nuansa Jepang, membuatnya sangat berbeda dari pendahulunya.

BACA JUGA  Saya kehilangan kartu AirTag saya dan menemukannya dalam waktu 30 menit - tetapi Tile memakan waktu satu hari penuh | azltron.com

Di dalam, pemilik Serena akan menghargai bentuk keren dari alat musik digital. Selain itu, kaca yang lebar di semua sisinya membuatnya terasa lega sekaligus menciptakan visibilitas yang menakjubkan. Secara keseluruhan desainnya cukup positif dan mencerminkan MPV yang praktis dan lapang.

Kontrolnya sendiri adalah tipikal MPV tinggi, yang agak goyah. Masih lumayan, tapi jika Anda membawa penumpang penuh Anda harus lebih bisa bermanuver. Limbah ini memang efek dari suspensi empuk yang digunakan.

Serena sebelumnya dikenal boros bahan bakar. Generasi terbaru ini tidak memiliki fitur penghemat bahan bakar yang canggih seperti start-stop, namun pengaplikasian transmisi CVT dan bentuk kemiringan depan yang aerodinamis membantu menghemat cukup banyak. Kini dalam kota mampu menempuh 10,1 km / liter sedangkan di jalur tol dengan 14,9 km / liter. Sedangkan kebutuhan bahan bakar minimum Serena adalah oktan 92.

Padahal dari segi teknologi, Serena memang tidak ada yang baru kecuali instrumen digital. Mesin dan transmisinya sendiri cukup konvensional dengan katup variabel dan CVT. Kontrol traksi dan stabilitas tidak termasuk sebagai perangkat standar.

Suspensi empuk yang dibanting jelas menjadi andalan Serena. Keheningan kabin cukup baik, meski suara dari kendaraan berikutnya tetap masuk berkat penggunaan kaca yang lebar. Bagi pengemudi, posisi duduknya cukup ergonomis untuk sebuah MPV.

BACA JUGA  Isuzu Hadirkan Imbalan Ramadhan, Memberikan Diskon Servis Hingga Penggantian Sparepart Paret | azltron.com

Kursi tengah dan belakang sendiri tidak terlalu akomodatif karena ukurannya yang ramping. Juga tidak ada sandaran tangan luar untuk jok tengah. Tetapi dengan sedikit ruang, Serena sangat berharga untuk perjalanan panjangnya. Bagasi belakang cukup memadai dengan penyimpanan yang cukup besar di bawah lantai.

Dalam hal kepraktisan, biarkan angka-angka yang berbicara. Di kabin Serena memiliki 13 cup holder, didukung oleh 6 closed storage dan 11 open storage. Ini berarti Anda dapat dengan mudah menempatkan hampir semua jenis barang di mana saja.

Akses ke mobil dan bagasi juga mudah di lantai bawah. Bangku tengah bisa digerakkan maju mundur maupun ke samping. Sayangnya, jok tengah ini tidak bisa diputar seperti model sebelumnya. Hadirnya konsol tengah berukuran besar yang bisa digeser ke tengah dan jok depan juga terbukti mendukung kepraktisan. Salah satu kekurangannya adalah jok belakang terlipat ke samping. Ini sedikit mengurangi daya dukung dan sedikit merepotkan dalam melipatnya.

Pada tipe tertingginya, Serena merupakan MPV terlengkap di kelasnya. Dalam kondisi standar dilengkapi dengan panoramic roof, cruise control, monitor layar sentuh, monitor TV belakang, pengatur suhu digital, DRL, lampu HID, kamera parkir, dan blower ganda.

Ada 3 varian Serena di Indonesia yaitu X, Highway Star, Panoramic dan Panoramic Autech. Ketiganya memiliki mesin yang sama, hanya saja fitur yang berbeda. Di kelasnya, rival Serena cukup banyak yaitu Toyota Nav1, Mazda Biante dan Mitsubishi Delica. Nav1 unggul dalam hal akomodasi dengan bentuk kotak dan desain interior yang menawan. Sedangkan Biante sendiri unggul dalam hal konsumsi bahan bakar dengan mesin SkyActiv miliknya. Delica di sisi lain cukup unik. Sasis yang kuat dan ground clearance yang tinggi membuatnya mampu menangani berbagai medan dengan lebih fleksibel.

BACA JUGA  Link Download TikTok Lite, Ini Kelebihan Aplikasi TikTok Reguler | azltron.com

Kesimpulan

Serena memiliki kenyamanan dan akomodasi yang sangat baik untuk kelasnya. Mobil ini juga cukup menyenangkan untuk dikendarai. Harga jual yang kompetitif juga menjadikan Serena favorit di kelas Medium MPV.

Data dan Spesifikasi Uji Serena Nissan
(2015)

Untuk melihat data pengujian kami pada mobil ini, silahkan pilih varian yang diinginkan:

Varian Spesifikasi Harga
  • Mesin: 4 Silinder, 1997 cc
  • Transmisi: otomatis (CVT)
  • Berkendara: Penggerak Roda Depan
  • 0-100 km / jam: 12,00 detik

Rp 409.100.000

  • Mesin: 4 Silinder, 1997 cc
  • Transmisi: otomatis (CVT)
  • Berkendara: Penggerak Roda Depan
  • 0-100 km / jam: 12,00 detik

Rp 419.100.000

  • Mesin: 4 Silinder, 1997 cc
  • Transmisi: otomatis (CVT)
  • Berkendara: Penggerak Roda Depan
  • 0-100 km / jam: 12,00 detik

Rp 399.100.000

  • Mesin: 4 Silinder, 1997 cc
  • Transmisi: otomatis (CVT)
  • Berkendara: Penggerak Roda Depan
  • 0-100 km / jam: 12,00 detik

Rp 359.650.000



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *