counter

Syarat dan cara mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) terbaru 2021

azltron.com –  Baru saja  di luncurkan program baru yaitu Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP), Ini adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak sekolah usia 6 hingga 21 tahun. Program tersebut dicanangkan untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin, rentan miskin, dan prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah. Baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).

BACA JUGA  Cara Daftar Prakerja Gelombang 15 | Cek Bansos Tunai Kemensos Cair Maret 2021
Banyak yang bertanya tentang bagaimana syarat dan cara untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) 2021, ini merupakan informasi penting bagi para orangtua yang memiliki anak masih sekolah di tingkat SD, SMP dan SMA karena bisa mendapatkan bantuan dana pendidikan.
Pada tahun 2021 ini program bantuan dana pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) yang mana persyaratan wajibnya adalah memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP). Pemberian bantuan dana pendidikan secara tunai ini diperuntukkan anak sekolah usia 6 sampai 21 tahun.

BACA JUGA  Kabar Gembira Buat Mahasiswa! Nadiem: Bantuan KIP Kuliah Naik, Mahasiswa Bakal Dapat Rp12 Juta & Biaya Hidup Rp1,4 Juta/Bulan

Berikut besaran dana bantuan yang diberikan :

Peserta didik SD/MI/Paket A mendapatkan Rp450.000,-/tahun;
Peserta didik SMP/MTs/Paket B mendapatkan Rp750.000,-/tahun;
Peserta didik SMA/SMK/MA/Paket C mendapatkan Rp1.000.000,-/tahun.
Tidak semua anak sekolah bisa mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) ini karena pencanangan program bantuan dana pendidikan ini dikhususkan untuk keluarga miskin, rentan miskin dan prioritas tetap agar bisa terus melanjutkan pendidikan sampai tamai sekolah tingkat menengah (SMA).

Seperti yang sudah di informasikan melalui website resmi Kementerian Pendidikan https://indonesiapintar.kemdikbud.go.id bahwa ada persyaratan khusus yang berkah mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) ini, yaitu :

1.Anak usia 6 sampai 21 tahun atau pendidikan formal (SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA) maupun non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar)
2.Berasal dari keluarga miskin, rentan miskin: pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), peserta Program Keluarga Harapan (PKH), yatim piatu, penyandang disabilitas, korban bencana alam/musibah.

BACA JUGA  Bantuan Internet Kemdikbud 2021, Ini Rincian Kuota dan Syarat Penerima

Cara mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP)

  1. Orangtua siswa (SD/SMP/SMA sederajat) bisa mendaftarkan anaknya ke lembaga pendidikan terdekat dikota anda atau bisa juga kesekolah dengan membawa .Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), KTP dan berkas pendukung lainnya.
  2.  Jika mendaftar KIP melalui Sekolah, maka pihak sekolah nantinya akan mendaftarkan data siswanya itu ke aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
  3. Jika orangtua dari anak yang ingin mendapatkan KIP tidak memiliki KKS, maka untuk melengkapi persyaratannya orangtuanya bisa membuat surat pengantar dulu dari RT dan Kelurahan untuk dibuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)
  4.  Setelah berkas lengkap dan sudah di berikan ke sekolah ataupun lembaga pendidikan setempat, harap tunggu untuk proses verifikasi dan nantinya kartu indonesia printar (KIP) akan dikirimkan ke sekolah.
  5. Peserta didik yang sudah mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) wajib menyimpan dan menjaga dengan baik agar tidak rusak atau hilang.
  6. Setiap anak penerima bantuan pendidikan PIP hanya berhak mendapatkan satu KIP.
  7. Sementara jika kartu KIP hilang atau rusak maka pemilik kartu dapat segera menghubungi kontak pengaduan PIP. Untuk penggantian kartu baru, pemilik wajib memberitahukan nomor KIP dan menyertakan identitas diri.

Cara menggunakan Kartu Indonesia Pintar (KIP)

  • Penerima KIP harus terdaftar sebagai peserta didik di lembaga pendidikan formal (SD/SMP/SMA/SMK) ataupun non formal (PKBM/SKB/LKP).
  • KIP harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) lembaga pendidikan.
    Apa yang harus dilakukan jika belum memiliki Kartu Kartu Indonesia Pintar (KIP)?

Sama seperti langkah awal tadi, karena program ini tidak ada masa waktu pendaftaran, jadi peserta didik didampingi orangtua bisa langsung mendaftar dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) orang tuanya ke lembaga pendidikan terdekat atau bisa juga menggunakan SKTM jika belum terdaftar di KKS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *